Monday, March 26, 2012

Suku Baduy

[suku baduy]border=

Suku Baduy salah satu suku yang masih mempertahankan kebudayaanya dan tidak terpengaruh oleh budaya asing hingga sekarang.Meskipun perkampungan masyarakat berada tidak terlalu jauh dari Jakarta sebagai ibukota yang bisa menjadi ukuran kehidupan paling modern ditanah air, namun masyarakat Baduy masih memiliki adat istiadat yang kuat mempertahankan tradisi hidup sederhana tanpa harus mengikuti dan menggunakan perlengkapan modern seperti kendaraan bermotor, televisi, radio dan sekolah.Suku baduy sendiri terbagi 2 kelompk yang berbeda yaitu suku bauy dalam dan suku badu luar dimana suku baduy luar sudah sedikit menerima budaya luar dan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat suku modren lainya.

sekitar 4 jam atau sekitar 140 km dari Jakarta tepatnya di kabupaten Lebak, Banten. Jalan toll Merak yang mulus membawa kami dapat menikmati sepanjang perjalanan. Suasana perjalanan semakin menarik setelah keluar toll Merak menuju Lebak. Sepanjang perjalanan akan disajikan panorama sawah, sungai, ladang dan perkampungan. Tibalah di kampung Ciboleger yang berbatasan langsung dengan perkampungan Baduy. Di sinilah tempat terdekat yang bisa di akses dengan kendaraan untuk memasuki perkampungan Baduy.


















Sumber: Bumi Nusantara

Taman Suropati

[taman suropati]

Meskipun jakarta dikenal sebagai kota besar dan ramai , namun jakrta jangan dianggap remeh soal hutan atau daerah resapan air.. pemerintah kota Jakarta Pusat kini sudah banyak membangun taman2 guna memperindah pemandangan kota salah staunya adalah Taman Suropati,Taman ini terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.Taman ini selain dijadikan taman kota juga dimanfaatkan masyarakat kota danterlebih sangat ramai dikunjungi masyarakat khususnya setiap hari Sabtu dan Minggu pagi. Aktivitas yang dilakukan di taman Suropati umumya olah raga jogging atau warga yang sekedar duduk di area taman.Disamping hari Sabtu dan Minggu pagi, warga Jakarta cukup ramai berkunjung ke taman pada sore hari untuk berolahraga. Pada malam hari taman menjadi tempat berkumpul bagi beberapa komunitas anak muda di kota Jakarta. Persis di depan taman Suropati terdapat patung Pangeran Diponegoro menunggang kuda juga salah satu satelit cuaca





























Sumber: Bumi Nusantara

Museum Tsunami Aceh

museum tsunami aceh 5
museum Tsunami Aceh 4
museum tsunami aceh3
museum aceh
Museum Tsunami Aceh Gedung Museum Tsunami Aceh dibangun atas prakarsa beberapa lembaga yang sekaligus merangkap panitia. Di antaranya Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias sebagai penyandang anggaran bangunan, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) sebagai penyandang anggaran perencanaan, studi isi dan penyediaan koleksi museum dan pedoman pengelolaan museum),

Pemerintah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)sebagai penyedia lahan dan pengelola museum,Pemerintah Kotamadya Banda Aceh sebagai penyedia sarana dan prasarana lingkungan museum dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)cabang NAD yang membantu penyelenggaraan sayembara prarencana museum.Museum Tsunami yang diperuntukkan mengenang peristiwa Tsunami yang terjadi tahun 2004 silam dibangun di Aceh. Museum in dibuka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 23 februari 2009 lalu.Museum berlantai emapat dan terletak di Banda Aceh ini dirancang oleh arsitek asal Aceh, Ridwan Kamil. Di dalamnya terpajang foto, cerita dari para korban tsunami dan alat elektromagnetik untuk simulasi tsunami.

Lokasi Museum Tsunami Aceh terletak diIbukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yaitu Kotamadya Banda Aceh di Jalan Sultan Iskandarmuda dekat simpang jam, di seberang lapangan Blang Padang.persisnya di bekas kantor Dinas Peternakan Aceh sebelah pemakaman kuburan belanda


Sumber: facebook.com/wisatamurahnusantara

Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai






Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai ini Merupakan suatu kawasan Perlindungan Pelestarian Alam yang dibentuk oleh 4 (empat) tipe ekosistem, yakni savanah yang diselingi oleh hutan dataran rendah, hutan pegunungan, rawa dan hutan bakau, dihuni oleh beraneka ragam flora-fauna spesifik dan endemic, panorama alam yang indah berupa konfigurasi berbagai tajuk flora, atraksi menarik berbagai fauna yang mendiami belantara hutan tropis dan kondisi alam yang cukup menantang, adalah deretan alasan bagi para penikmat petualangan dan peneliti ilmiah untuk menelusuri di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Banyak wisatwan terutama para pecinta alam yang datang ketaman nasional ini untuk menikmati atau sekedar melakukan penjelajahan disekitar taman rawa aopa ini.Nmaun jangan salah loh..didalam kawasan taman nasional ini banyak sekali tempat atau objek wisata menarik yang bisa kita jumpai.

Berad di kabupaten konawe selatan sulawesi tenggara.


Sumber Jelajah wisata Nusantara

Pantai Gandoriah Pariaman










Pantai iNI menjadi pantai yang banyak dikunjungi para wisatwan,Wisatawan umumnya datang bersama keluarga mereka untuk menikmati pemandangan pantai yang indah dan mempesona ini.Berbagai failitas juga sudah tersedia dipantai ini.

Ada dikabupaten Pariaman Sumatra Barat.


Sumber: Bumi Nusantara

Pantai Bagus, Objek Wisata Baru di Lampung

Oleh
Syafnijal Datuk Sinaro

Bandar Lampung - Sepi memang. Tapi justru oleh karena itu pula, tempat ini dapat menjadi alternatif yang tepat untuk didatangi guna menghilangkan kepenatan dan stres setelah Anda membanting tulang selama sepekan.

Namanya Pantai Bagus. Lokasinya hanya sekitar satu kilometer dari Jalan Lintas Sumatera atau 8 km dari Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di daerah ini, seperti Pantai Merak Belantung, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Mutun, Pantai Bagus memang masih sepi pengunjung. Maklum, pantai ini baru dibuka untuk umum sejak tahun 2008 lalu. Apalagi pengelolanya belum begitu gencar mempromosikan. Lagi pula, belum banyak fasilitas seperti arena permainan anak-anak.

Di pantai yang berada di Teluk Lampung ini, pengunjung bebas menikmati ombak pantai dan Gunung Rajabasa yang berdiri menjulang di seberangnya. Kadang-kadang, pada sore hari juga ada perahu nelayan yang memasang jaring atau memancing. Jika nelayan membawa ikan ke pantai, pengunjung bisa membelinya dan langsung dibakar di tempat tersebut. Menikmati ikan bakar dengan nasi plus sambal terasi di pinggir laut tentu akan memberi kesan tersendiri.

Bagi yang suka berenang, Anda bisa mencebur ke perairan dangkal di bibir pantai. Pada musim kemarau airnya jernih dan bersih, sedangkan pada musim hujan, airnya agak keruh dan kadang-kadang banyak sampah karena tak jauh dari pantai ini terdapat muara sungai. Tapi bagi yang ingin bersantai sambil tidur-tiduran, juga tersedia saung-saung terbuka berlantai bambu dan beratap daun kelapa yang nyaman. Di antara saung tersebut ada yang tingginya mencapai empat meter sehingga pengunjung bisa memandang lepas ke arah lautan dan Gunung Rajabasa yang menjulang di depannya. Sarana ini tentu memberikan panorama indah bagi pengunjung.

Suasana di pantai ini juga lebih adem dan sejuk karena ditumbuhi pohon kelapa dan pohon pelindung lainnya yang rindang. Di antara pepohonan ini, anak-anak bisa bermain bola dan kejar-kejaran.

Wisata Keluarga
Wahyudi, warga Kalianda yang ditemui di pantai tersebut, mengaku sering mengajak keluarganya menikmati hari libur ke Pantai Bagus. Selain dekat dari tempat tinggalnya dan mudah dijangkau dengan angkutan pedesaan, Pantai Bagus juga relatif lebih sepi.

“Kami lebih rileks dan santai serta anak-anak juga senang bermain bola dan kejar-kejaran di pantai tanpa terganggu pengunjung lainnya,” ujar guru sebuah SMK negeri ini.

Di pantai ini tidak terdapat saung-saung setengah tertutup seperti di pantai-pantai lainnya yang sering digunakan anak-anak muda berpacaran. “Kalau ada saung-saung begitu, kita risih dan juga tidak mendidik anak-anak ketika melihat para remaja berpelukan. Jadi pantai ini benar-benar pas untuk liburan keluarga,” sambungnya.

Bahkan, ungkapnya, jika ada nelayan yang membawa ikan hasil tangkapannya bisa dibeli untuk dibakar, lalu disantap bersama keluarga. “Rasanya gurih. Maklum ikannya masih segar sehingga anak-anak makan lahap sekali,” tambahnya.

Namun sebagai objek wisata baru, Pantai Bagus belum sebagus namanya. Masih terdapat sejumlah kekurangan, antara lain kebersihan di bibir pantai masih minim sehingga banyak sampah yang dibiarkan berserakan.

Padahal untuk masuk ke objek wisata ini, pengelola memungut tiket Rp 5.000/orang dan Rp 5.000/mobil. Oleh karena itu seharusnya pengelola menyediakan fasilitas dan sarana yang lebih memadai.

Asep, salah seorang penjaga Pantai Bagus mengaku semua hasil penjualan tiket disetorkan kepada pemilik. Terkait perbaikan dan penambahan sarana, pengunjung sudah sering menyampaikan kepadanya.

“Mudah-mudahan, pada tahun ini pemilik memperhatikan keluhan pengunjung agar pantai ini lebih ramai,” ujarnya berharap.

Ia mengakui, dibandingkan dengan Pantai Merak Belantung dan Kalianda Resort yang berada di sebelahnya, Pantai Bagus yang paling sepi pengunjung. Selain karena relatif baru dibuka untuk wisatawan, juga karena pantai ini masih kurang dalam hal kebersihan, fasilitas, dan sarana bermain lainnya.

Untuk mencapai Pantai Bagus cukuplah mudah. Warga Kalianda bisa menumpang minibus jurusan Panjang dan turun di pertigaan Pantai Merak Belantung dan tinggal berjalan kaki menuju pantai. Demikian pula bagi pengunjung dari Bandar Lampung, bisa naik bus jurusan Bakauheni, lalu turun di pertigaan Pantai Merak Belantung.

Jika Anda bepergian dengan sepeda motor dan mobil, tentu lebih mudah lagi karena jalan hingga sekitar 200 meter dari pantai sudah berupa aspal mulus. n

Sumber:
http://www.sinarharapan.co.id/

Kawasan Cibaduyut




Cibaduyut adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.sATT INI cIBADUYUT SANGAT TERKENAL AKAN PRODUKSI SANDAL DAN sEPATU..BAHKAN WAKIL PRESIDEN jUSUF kALLA PERNAH MEMBELI SEPATU DI KAWASAN INI...


Sumber: Bumi Nusantara